Daftar isi

Loyalty Program Adalah: Arti, Jenis, dan Contohnya

Terakhir diperbarui
Durasi
Ilustrasi blog panduan lengkap seputar loyalty program

TL;DR: Keterangan Singkat

Pernahkah Anda sudah berusaha keras menarik pelanggan baru, tapi mereka hanya membeli sekali lalu tidak pernah kembali lagi?

Loyalty program adalah salah satu jawaban yang dicari untuk mengatasi tantangan bisnis ini.

Riset dari EY menemukan bahwa 41% pelanggan cenderung terus memilih suatu brand karena brand tersebut memiliki loyalty program. Hal ini menunjukkan bagaimana program bisa memengaruhi keputusan belanja secara langsung.

Tidak heran kalau semakin banyak bisnis, dari yang baru merintis hingga yang besar, mulai serius membangun program loyalitas mereka sendiri.

Apa itu Loyalty Program?

Loyalty program adalah strategi dalam digital marketing yang dirancang khusus supaya pelanggan tidak hanya membeli sekali dari brand Anda, tapi terus kembali. 

Fokus utamanya ada di dua hal: mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan memperkuat rasa loyal mereka terhadap produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Biasanya program ini diwujudkan lewat berbagai bentuk reward, mulai dari poin, diskon khusus, hingga akses eksklusif yang membuat pelanggan merasa "dihargai" tiap kali bertransaksi.

Semakin sering mereka berinteraksi dengan bisnis Anda, semakin besar juga keuntungan yang mereka rasakan.

Kenapa loyalty program penting untuk bisnis di Indonesia?

Ilustasi dari Pentingnya Peran Loyalty Program di Indonesia

Di tengah persaingan bisnis yang makin ketat, loyalty program bisa menjadi nilai tambah untuk bisnis yang ingin terus berkembang. Berikut alasan kenapa strategi ini penting untuk diterapkan di Indonesia.

Mengurangi risiko pelanggan berpindah karena persaingan harga

Dengan banyaknya pilihan produk serupa di marketplace, pelanggan bisa dengan mudah berpindah hanya karena tergiur promo yang lebih murah. 

Loyalty program membantu menciptakan alasan kuat agar mereka tetap memilih brand Anda.

Biaya akuisisi pelanggan baru makin mahal

Menarik pelanggan baru lewat digital ads butuh biaya yang tidak sedikit, apalagi persaingan bidding makin ketat. 

Dengan loyalty program, Anda bisa memaksimalkan pelanggan yang sudah ada tanpa harus terus-terusan menghabiskan budget marketing.

Ulasan dan rekomendasi di media sosial sangat berpengaruh

Masyarakat Indonesia terkenal aktif berbagi pengalaman belanja di media sosial, baik yang positif maupun negatif. 

Pelanggan yang loyal cenderung lebih sering merekomendasikan brand favorit mereka ke orang lain. Loyalty program bisa menjadi peran penting untuk marketing sebuah brand yaitu dengan cara word of mouth atau dari pembicaraan orang satu sama lain.

Ekspektasi terhadap pengalaman belanja yang personal makin tinggi

Pelanggan sekarang makin terbiasa dengan pengalaman belanja yang personal, mulai dari rekomendasi produk sampai promo yang relevan.

Loyalty program memungkinkan bisnis mengumpulkan preferensi pelanggan supaya bisa menyajikan penawaran yang lebih tepat sasaran.

Jenis-jenis loyalty program dan cara kerjanya

Ada beberapa jenis loyalty program yang bisa Anda pilih, tergantung karakteristik bisnis dan target pelanggan Anda.

Jenis

Cara kerja

Paling cocok untuk

Risiko utama

Berbasis poin

Pelanggan mengumpulkan poin dari setiap transaksi, lalu menukarnya dengan diskon, produk, atau hadiah setelah mencapai ambang tertentu

Ritel dan F&B dengan frekuensi pembelian tinggi dan nilai transaksi kecil

Poin menumpuk tanpa pernah ditukar, sehingga program terlihat aktif di data tapi mati di benak pelanggan

Berjenjang (tier)

Pelanggan naik level berdasarkan total belanja atau aktivitas, dan tiap tingkat membuka benefit yang lebih besar

Brand dengan rentang nilai pelanggan lebar yang ingin mendorong belanja ke atas

Tier teratas dipasang terlalu tinggi, sehingga mayoritas member berhenti mencoba dan tier itu jadi pajangan

Berbayar (paid)

Pelanggan membayar iuran di muka untuk mengakses benefit eksklusif seperti gratis ongkir atau layanan prioritas

Bisnis dengan pembeli rutin yang benefitnya bisa langsung dirasakan sepadan

Nilai yang ditawarkan tidak sepadan dengan iuran, sehingga perpanjangan keanggotaan rendah

Cashback

Sebagian nilai transaksi dikembalikan sebagai saldo atau kredit yang bisa dipakai di pembelian berikutnya

E-commerce dan dompet digital yang ingin mendorong pembelian ulang cepat

Margin tergerus kalau tingkat cashback dipatok tanpa menghitung ulang harga pokok

Referral

Pelanggan yang berhasil mengajak pelanggan baru mendapat reward sesuai jumlah rujukan yang bertransaksi

Bisnis dengan pengalaman produk kuat yang layak direkomendasikan mulut ke mulut

Rawan akun palsu dan rujukan fiktif kalau reward diberikan sebelum transaksi pertama terverifikasi

Berbasis nilai (value-based)

Reward dikaitkan dengan nilai yang dianut pelanggan, misalnya donasi atau program keberlanjutan, bukan diskon langsung

Brand dengan identitas dan komunitas kuat yang pembelinya peduli pada misi

Dampaknya sulit diukur, sehingga program berjalan tanpa bukti apakah ia benar-benar mendorong loyalitas

Contoh loyalty program di Indonesia

Agar mendapat gambaran use case-nya, berikut beberapa contoh loyalty program dari beberapa brand besar yang sudah familiar di keseharian masyarakat Indonesia.

GarudaMiles

GarudaMiles adalah loyalty program Garuda Indonesia yang mengusung sistem tier. Setiap kali terbang dengan maskapai ini, Anda akan memperoleh miles untuk bisa naik level dari tier dasar hingga tertinggi.

Semakin tinggi tier Anda, semakin besar juga keuntungan yang Anda nikmati.

Telkomsel Poin

Telkomsel Poin adalah program loyalitas yang ditujukan untuk seluruh pelanggan mereka dengan sistem poin. 

Telkomsel Poin dapat ditukar dengan beragam penawaran menarik. Semakin banyak poin yang Anda tukar, semakin besar benefit yang Anda dapatkan.

GrabRewards

Grab menerapkan sistem poin yang terintegrasi dengan OVO Points. Poin ini bisa dikumpulkan dari transaksi layanan seperti GrabFood, GrabCar, atau GrabMart.

Poin yang terkumpul nantinya dapat ditukar dengan berbagai reward atau promo menarik.

Shopee Member

Shopee menerapkan sistem membership berbasis tier untuk user mereka, dari Classic hingga Platinum. 

Tier ini meningkat berdasarkan aktivitas belanja user. Jadi makin aktif user berbelanja, makin banyak juga benefit seperti diskon ongkir atau koin tambahan yang bisa mereka nikmati. 

Indomaret Poinku

Program ini berbasis poin dan stamp yang didapat setiap kali pelanggan bertransaksi dan menunjukkan kode member di kasir. 

Poin dan stamp yang terkumpul selanjutnya bisa ditukarkan dengan berbagai kupon diskon dan promo menarik di aplikasi Klik Indomaret.

Kenapa banyak loyalty program gagal setelah diluncurkan?

Sayangnya, punya loyalty program saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan. Banyak bisnis akhirnya kecewa karena program yang sudah dirancang matang justru sepi peminat, dan biasanya terjadi karena beberapa alasan berikut.

Poin tidak pernah ditukar

Pelanggan sering lupa kalau mereka punya poin yang menumpuk, terutama kalau tidak ada yang mengingatkan. 

Akibatnya, poin hanya menjadi angka yang tidak pernah dimanfaatkan, dan program pun terasa sia-sia.

Member tidak tahu statusnya berubah

Pelanggan yang berhasil naik tier seharusnya merasa itu sebagai pencapaian. Namun, karena tidak ada notifikasi, momen tersebut lewat begitu saja. 

Tanpa notifikasi, kenaikan tier tidak lagi terasa istimewa dan kurang memicu rasa bangga yang seharusnya mendorong loyalitas mereka.

Reward dikirim lewat channel yang tidak dibuka

Banyak reward atau promo dikirim lewat channel yang jarang dibuka. Misalnya email yang ujung-ujungnya masuk folder spam atau tab Promosi yang jarang dibuka. 

Jika pesan itu tidak pernah dilihat, sebagus apa pun reward-nya akan percuma.

Loyalty engine vs. channel komunikasi: apa bedanya?

Dua istilah ini sering tertukar, padahal keduanya punya peran yang berbeda dalam keberhasilan sebuah loyalty program. Supaya tidak salah kaprah, lihat perbedaannya di tabel berikut.

Aspek

Loyalty Engine

Channel Komunikasi

Fungsi utama

Sistem yang dirancang untuk membuat, mengelola, dan mengoptimalkan loyalty program

Platform untuk menyampaikan informasi status loyalty atau reward ke pelanggan

Fokus

Data dan aturan sistem di back end

Interaksi langsung dengan pelanggan

Contoh penerapan

Penghitungan poin otomatis saat transaksi terjadi

Pengiriman notifikasi reward di aplikasi, WhatsApp, atau email

Dampak jika tidak optimal

Poin atau tier salah hitung, program jadi tidak akurat

Pelanggan tidak tahu poin atau status mereka, meski sistem sudah berjalan dengan benar

Keduanya sebenarnya saling melengkapi karena loyalty engine yang bagus tetap butuh channel komunikasi yang tepat supaya pelanggan benar-benar merasakan manfaatnya.

Cara membangun loyalty program yang efektif 

Supaya loyalty program Anda efektif, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan sejak awal. Berikut tahapan yang bisa Anda ikuti. 

1. Tentukan tujuan program dengan jelas

Sebelum mulai, pastikan Anda tahu persis apa yang ingin dicapai lewat loyalty program ini:

  • Apakah fokus ke peningkatan revenue? 

  • Apakah untuk meningkatkan jumlah referral?

  • Apakah memperkuat pengalaman pelanggan secara keseluruhan?

Tujuan ini juga sebaiknya selaras dengan strategi customer experience yang lebih besar di bisnis Anda.

2. Kenali kebutuhan dan preferensi pelanggan

Loyalty program yang berhasil selalu berangkat dari pemahaman mendalam tentang apa yang benar-benar diinginkan pelanggan, bukan asumsi sepihak dari bisnis. 

Luangkan waktu untuk melakukan riset kecil supaya reward yang Anda tawarkan memang relevan dan membuat mereka mau terus kembali.

3. Pilih jenis program yang sesuai

Setelah tujuan dan target pelanggan jelas, saatnya menentukan jenis loyalty program yang paling pas, apakah berbasis poin, tier, cashback, atau kombinasi lainnya. 

Di tahap ini Anda juga perlu menentukan apakah loyalty program akan dikelola secara manual atau menggunakan software yang lebih terotomatisasi.

4. Promosikan program ke pelanggan

Loyalty program yang bagus tidak akan berdampak kalau pelanggan tidak tahu keberadaannya, jadi pastikan kamu aktif mempromosikannya. 

Manfaatkan WhatsApp broadcast, email campaign, atau pop-up di website/aplikasi untuk menarik member pertama.

5. Evaluasi performa secara berkala

Setelah berjalan, pantau terus performa loyalty program. Kemudian sesuaikan strateginya berdasarkan data dan feedback pelanggan. 

Anda bisa mengandalkan software untuk melihat insight ini atau menghitung sendiri tingkat partisipasi pelanggan di dalamnya.

Bagaimana SleekFlow membantu menjalankan loyalty program lewat WhatsApp?

Omnichannel inbox for streamlined communication

Setelah tahu apa itu loyalty program dan jenisnya, langkah selanjutnya adalah memastikan program tersebut didukung tools yang tepat, terutama di channel yang paling sering diakses pelanggan Indonesia sehari-hari, yaitu WhatsApp. Di sinilah SleekFlow bisa jadi solusi yang relevan untuk bisnis Anda.

SleekFlow adalah AI suite untuk percakapan yang meningkatkan revenue, dengan berbagai fitur otomasi yang bisa langsung diterapkan untuk mendukung loyalty program bisnis Anda melalui WhatsApp.

Salah satu fitur andalannya adalah Flow Builder yang memungkinkan Anda untuk membuat trigger notifikasi otomatis begitu ada momen tertentu terjadi. Misalnya saat pelanggan berhasil naik tier, poinnya bertambah, atau reward-nya siap diklaim. 

Dengan begitu, momen-momen penting dalam perjalanan loyalitas pelanggan tidak lagi terlewat begitu saja. 

Selain itu, SleekFlow juga bisa diintegrasikan dengan platform loyalty engine seperti TADA, sehingga data loyalty program dari sistem eksternal bisa langsung terhubung dan dikomunikasikan ke pelanggan secara otomatis lewat WhatsApp.

Ingin melihat langsung cara kerja SleekFlow? Jadwalkan demo sekarang!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya loyalty program dan membership?

Loyalty program memberi reward berdasarkan perilaku pelanggan, seperti frekuensi belanja atau nilai transaksi. Membership memberi akses atau benefit karena pelanggan terdaftar, tanpa harus melakukan apa pun setelahnya. Banyak bisnis menjalankan keduanya sekaligus, dengan membership sebagai pintu masuk dan loyalty program sebagai mesin yang mendorong pembelian berulang.

Apakah loyalty program cocok untuk UMKM?

Cocok, asal mekanismenya sederhana. UMKM tidak butuh aplikasi khusus atau sistem poin berlapis. Stamp card digital lewat WhatsApp, diskon ulang tahun, atau reward pembelian kelima sudah cukup untuk mendorong kunjungan berulang. Yang menentukan hasil bukan kecanggihan sistem, melainkan konsistensi mengingatkan pelanggan bahwa reward mereka sudah bisa dipakai.

Berapa biaya membuat loyalty program?

Biayanya bergantung pada dua komponen: platform loyalty untuk mencatat poin dan keanggotaan, serta channel untuk memberi tahu pelanggan. Program manual berbasis spreadsheet dan WhatsApp bisa berjalan tanpa biaya lisensi. Platform loyalty berbayar umumnya ditagih bulanan per lokasi atau per jumlah member aktif.

Bagaimana cara mengukur keberhasilan loyalty program?

Ukur empat angka: tingkat pendaftaran member, tingkat penukaran poin, frekuensi pembelian ulang member dibanding non-member, dan customer lifetime value. Dari keempatnya, tingkat penukaran poin paling sering diabaikan padahal paling menunjukkan masalah. Poin yang menumpuk tanpa ditukar berarti programnya berjalan di atas kertas, bukan di kepala pelanggan.

Apakah loyalty program bisa dijalankan lewat WhatsApp?

Bisa, dan biasanya lewat kombinasi dua sistem. Platform loyalty mencatat poin, tier, dan riwayat transaksi, sementara WhatsApp jadi lapisan penyampaian yang mengabari pelanggan saat tier naik, poin hampir hangus, atau reward siap ditukar. Pemisahan peran ini penting karena kebanyakan program gagal di penyampaian, bukan di pencatatan.

Berapa lama sampai loyalty program terlihat hasilnya?

Sinyal awal seperti tingkat pendaftaran dan penukaran pertama biasanya muncul dalam beberapa minggu. Dampak pada frekuensi pembelian ulang butuh setidaknya satu siklus pembelian penuh, dan angkanya berbeda jauh antara ritel harian dan pembelian tahunan. Tetapkan periode evaluasi berdasarkan siklus belanja produk Anda, bukan berdasarkan kalender kuartal.

Bagikan Artikel

Tingkatkan konversi dengan SleekFlow AI

Coba sekarang tanpa biaya!